Penutupan Latihan Pratugas Satuan BKO Kodim Persiapan, Pangdam XII/Tpr : Kuasai Tugas – tugas Teritorial

Kubu Raya, Rabu (9/6/21) – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad secara resmi menutup Latihan Pratugas Penebalan Satuan BKO Kodim Persiapan Gelombang III di Wilayah Kodam XVII/Cenderawasih dan Kodam XVIII/Kasuari TA 2021 bertempat di Aula Sudirman, Makodam XII/Tpr.

Sebelumnya latihan Pratugas telah dilaksanakan oleh Kodam XII/Tpr mulai dari tanggal 20 Mei sampai dengan 8 Juni 2020 di Rindam XII/Tpr. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan bagi personel pengganti Satuan BKO Kodim Persiapan di wilayah Kodam XVII/Cen dan Kodam XVIII/Ksr.

Dalam amanatnya, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengatakan, selain untuk meningkatkan kemampuan, latihan ini juga untuk memberikan wawasan tentang tugas Pembinaan Teritorial khususnya di daerah rawan konflik dan perbatasan baik kepada Satuan Kewilayahan, Satuan Non Kewilayahan maupun kepada Satuan Tugas Pengamanan.

“Agar prajurit memahami dan menguasai tugas-tugas teritorial serta mampu menerapkan Lima Kemampuan Teritorial, Sikap Teritorial dan Metode Binter (Bin Komsos, Bin Tahwil dan Bakti TNI) sesuai dengan perkembangan saat ini,” kata Pangdam.

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menegaskan, sebagai patriot dan bhayangkari negara, tugas operasi merupakan tuntutan tugas di atas segala-galanya. Kodam XII/Tpr kembali mendapatkan kepercayaan dari pimpinan TNI untuk melaksanakan tugas operasi yang tergabung dalam Satgas Penebalan Satuan BKO Kodim Persiapan di wilayah Kodam XVII/Cen dan Kodam XVIII/Ksr.

“Saya tekankan kepada para prajurit sekalian agar mengutamakan faktor keamanan dalam setiap kegiatan, tetap waspada serta selalu melaksanakan komunikasi sosial kepada kepala suku, tokoh adat dan tokoh agama di lingkungan tugas,” tegasnya.

Selanjutnya Pangdam XII/Tpr juga menekankan kepada personel agar dapat menumbuhkan keyakinan terhadap penduduk setempat untuk menerima kehadiran personel Satgas dan mengurangi konflik yang ada di wilayah tersebut, sehingga pemekaran Kodim dapat segera terealisasi.

“Aparat Teritorial merupakan ujung tombak di lapangan. Terapkan ilmu “Lambung Rujak”, yaitu: Menyelami, Menghubungi, Mempengaruhi dan Mengajak serta mensinergikan fungsi intelijen untuk melakukan deteksi dan pencegahan dini melalui pertemuan berkala dalam menyikapi potensi konflik dan permasalahan sosial yang ada,” tegasnya juga.

Mengakhiri amanatnya, Pangdam berpesan, selama dalam penugasan agar tetap menjaga Sinergitas TNI, Polri dan Pemerintah Daerah setempat serta mengikutsertakan pranata sosial atau adat sebagai langkah awal dalam upaya penyelesaian setiap masalah sesuai peta potensi kerawanan di masing-masing wilayah.

“Laksanakan Protokol Kesehatan dimanapun kalian bertugas sehingga tetap aman dari penyebaran Covid-19,” pesan Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad. (Pendam XII/Tpr)