Meski Lengang, Personel Gabungan Koramil Kumai dan Instansi Terkait Tetap Jaga Pos Penyekatan Mudik

Kotawaringin Barat, Senin (10/5/21) – Tampak lengang Pelabuhan Panglima Utar Kumai dari pemudik, hal tersebut terjadi karena adanya larangan mudik guna mencegah penyebaran Covid-19 di daerah. Sejumlah personel gabungan dari Koramil 1014-02/Kumai, Polsek Kumai, KSOP, KP3L, Polairud, Pelindo dan KKP berjaga di Pos penyekatan larangan mudik.

Tidak seperti biasa Pelabuhan Panglima Utar Kumai sepi dari aktivitas penumpang, yang biasanya berdesakan untuk menyebrang ke pulau Jawa baik itu ke Surabaya atau Semarang. Sejak ditetapkannya larangan mudik lebaran oleh pemerintah,” ungkap Kapten Arm Ahmad Zubaidi saat dikonfirmasi.

“Saat ini yang terlihat sejumlah mobil/truk terparkir yang ingin menyeberang untuk mengangkut barang-barang ekspedisi dari Pangkalan Bun menuju Pulau Jawa,”kata Danramil.

Ditambahkannya juga, perlu diketahui semenjak diberlakukannya peraturan pemerintah tentang larangan mudik dari tanggal 6 Mei 2021 lalu, sarana transportasi baik itu darat, laut dan udara tidak diperbolehkan untuk beroperasi mengangkut penumpang, tidak terkecuali Kapal yang biasanya beroperasi di Pelabuhan Panglima Utar Kumai.

“Masyarakat harus bisa memahami bahwa peniadaan mudik pada lebaran tahun ini, tujuannya agar tidak terjadi peningkatan mobillitas masyarakat pemicu kerumunan. Sehingga dapat memicu kontak fisik yang memperbesar potensi penularan Covid-19, terutama di lingkup keluarga,” kata Danramil.

Apalagi, mayoritas sasaran tempat yang dituju para pemudik ialah rumah orang tua atau kerabat yang lebih tua. Di sisi lain, data pemerintah menunjukkan bahwa angka kematian pasien Covid-19 didominasi oleh Lansia. Semakin lanjut usia seseorang, semakin kecil kemungkinan pemulihan dari sakit,” ujarnya mengakhiri. (Pendam XII/Tpr)