Cegah Anak Perbatasan Terjangkit Tetanus dan Difteri, Satgas Yonif 407/PK Bersama Bidan Desa Berikan Imunisasi

Sintang, Sabtu (16/1/21) – Untuk mencegah anak-anak di perbatasan terjangkit penyakit tetanus, difteri dan campak, Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/Padma Kusuma bekerja sama dengan Bidan Desa Muakan memberikan imunisasi kepada anak-anak di Desa Muakan Petinggi, Ketungau Hulu, Sintang, Kalimantan Barat.

Dalam pelaksanaannya, personel Pos Pamtas Enteli bersama Bidan Desa Muakan memberikan vaksin campak, Difteri Tetanus (DT) dan Tetanus Difteri (TD) yang manfaatnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Dansatgas Pamtas Yonif 407/PK, Letkol Inf Catur Irawan mengatakan, pemberian imunisasi dan vaksin kepada anak-anak di Desa tersebut dilaksanakan oleh dua anggota tenaga kesehatan Pos Enteli Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/PK.

“Selain memberikan imunisasi, personel Satgas bersama Bidan Desa juga memberikan penyuluhan tentang menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar terhindar dari segala macam penyakit,” kata Dansatgas.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan di Indonesia sudah sampai ke pelosok negeri dengan harapan generasi penerus bangsa sehat dan cerdas melalui kegiatan pelayanan kesehatan.

ā€œDiharapkan dengan pemberian imunisasi dan vaksin ini, anak-anak yang berada di perbatasan negeri ini pun bisa menikmati kesehatan secara gratis dan merata sama dengan saudara kita yang berada di kota,” ungkapnya.

Sedangkan Danpos Enteli, Letda Inf Susiyanto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan imunisasi lanjutan pada anak sekolah, sasarannya adalah seluruh anak usia sekolah dasar.

Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung dengan baik dan lancar dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, di mana sebelumnya anak-anak mencuci tangan terlebih dahulu dan menjaga jarak.

“Semoga dengan adanya imunasi ulang campak ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak di Desa Muakan sehingga mereka terhindar dari berbagai penyakit,” harapnya mengaakhiri. (Pendam XII/Tpr)