Bersama Kadiskes, Dandim Sambas Tinjau Penanganan Pemulangan Pekerja Migran Indonesia

Sambas, Minggu (18/4/21) – Dalam mengantisipasi munculnya klaster Covid-19 dampak lonjakan pekerja migran Indonesia (PMI) yang akan kembali, Dandim 1208/Sambas Letkol Inf Setyo Budiyono, SH M Tr(Han)., sekaligus Dansatgas PLBN Aruk melakukan peninjauan proses pemulangan pekerja migran Indonesia di pintu PLBN Aruk, Sajingan Besar, Sambas.

Dalam Peninjauan tersebut pada Sabtu (17/4), Dandim Sambas didampingi oleh Kadis Kesehatan Kab. Sambas dr. Fatah Maryunani, Danramil 1208-02/Sjk Kapten Inf Aris Yudi Yana, Kapolsek Sajingan besar Iptu Rio dan Danki A Pamtas Yonif 642/Kps.

Saat peninjauan, selain membagikan masker kepada pekerja migran, juga mengecek langkah-langkah penanganan pihak PLBN terhadap pekerja migran yang akan masuk melalui PLBN Aruk.

Dandim Sambas menjelaskan tujuan dari peninjauan sebagai langkah serta upaya dalam penaganan pencegahan penyebaran Covid 19. Kita semua harus tetap waspada terhadap ancaman tersebut, baik dengan memproteksi diri serta melaksanakan protokol kesehatan dengan melakukan 5M.

Menurut Dandim, dengan adanya sinergitas yang baik dari semua instansi, maka penaganan PMI dapat berjalan dengan baik. Kami sangat mengapresiasi para petugas melayani para PMI dengan baik serta humanis. Sehingga semua kegiatan dapat berjalan lancar mulai dari datang, proses karantina, sampai mereka kembali ke kampunga halamannya.

“Hari ini saya didampingi Kadiskes Kab. Sambas Pak Fatah, meninjau langsung kondisi terkini di PLBN Aruk pada proses pemulangan PMI, guna memastikan penanganan pekerja migran dapat berjalan dengan lancar sesuai langkah-langkah prosedur pemulangan PMI,” ungkap Dandim. (Pendam XII/Tpr)