Amankan PMI Non Prosedural, Upaya Satgas Pamtas 407 Perketat Perbatasan

Kapuas Hulu, Sabtu (30/1/21) – Guna menghindari pemeriksaan petugas, berbagai upaya dilakukan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan melalui jalur tidak resmi perbatasan. Upaya tersebut berhasil digagalkan Satgas Pamtas Yonif 407/Padma Kusuma saat melakukan patroli di wilayah Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu. Jum’at kemarin.

PMI Non Prosedural yang diamankan personel Satgas Pamtas Pos Kotis, sebanyak 5 orang yang akan masuk ke Malaysia.

Kelima PMI tersebut berinisial, YU (34), FL (30), AA (26) dan JL (29). Warga dari Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu. Sedangkan AC (42) dari Desa Jahandu, Kecamatan Trado, Kabupaten Bengkayang.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 407/PK, Letkol Inf Catur Irawan di Kapuas Hulu.

Diungkapkan Dansatgas, diamankannya kelima PMI Non Prosedural tersebut ketika hendak masuk ke Malaysia tanpa melalui prosedur di PLBN Nanga Badau.

Selanjutnya, kelima PMI dilakukan pemeriksaan baik orang, barang bawaan maupun dokumen. Usai diperiksa, kelima PMI tidak dilengkapi dokumen resmi.

“Selain itu, sebagai upaya mencegah terpapar Covid 19, kelima PMI dilakulan pemeriksaan sesuai prosedur protokol kesehatan oleh anggota Pos,” ujar Dansatgas.

Dikatakan juga, guna untuk memperketat jalur-jalur tikus wilayah perbatasan. Satgas Pamtas Yonif 407/PK akan terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan rutin setiap hari selama 24 jam, baik untuk mencegah masuknya barang ilegal ke Indonesia maupun PMI Non Prosedural,” tegas Letkol Inf Catur Irawan.

“Untuk saat ini, kelima PMI Non Prosedural tersebut usai dilakukan pemeriksaan selanjutnya kembali ke daerah asal masing-masing,” pungkas Dansatgas. (Pendam XII/Tpr)