Home / Militer / Donasikan Uang Jajan untuk Korban Gempa dan Tsunami

Donasikan Uang Jajan untuk Korban Gempa dan Tsunami

SETIAP ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa di muka bumi adalah media yang diperuntukkan bagi manusia untuk belajar. Begitulah, pesan-pesan agama kepada manusia meskipun masih sangat banyak yang tidak terlalu memperdulikannya.

Apa yang dilakukan oleh Iil, seorang anak laki-laki dan masih duduk di bangku sekolah dasar patut dicontoh.

Anak seusianya tak bisa dipungkiri memiliki kesenangan jajan yang tinggi. Dengan uang jajan dari orang tuanya, ia bisa saja menghabiskannya untuk beli jajan di sekolah tanpa harus mempedulikan sekelilingnya.

Iil agaknya sedikit berbeda. Donasi berupa uang yang diberikannya untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah mendapat apresiasi yang luar biasa.

Uang yang semestinya untuk jajan di sekolah malah ia sumbangkan untuk membantu orang-orang yang sedang kesusahan di tempat lain meskipun ia tidak kenal dan tahu siapa mereka.

Ia bahkan mendatangi dan menyerahkan langsung uang tersebut kepada relawan di posko penggalangan dana untuk korban gempa tsunami Palu dan Donggala yang berada di depan Pos Kotis Satgas Pamtas, Jalan Lintas Negara Malindo Entikong.

Ketika ditanya wartawan, Iil hanya mengaku iba melihat kondisi korban saat menonton siaran televisi. “Kasihan. Uangnya (Sumbangan, red) untuk (korban) gempa aja. Semoga semuanya selamat, (dan) cepet sehat,” katanya dengan logat khas kekanak-kanakan belum lama ini.

Iil mungkin hanya satu dari sekian media pembelajaran bagi kita semua bahwa pentingnya rasa kepedulian dan kemanusiaan karena pada dasarnya, manusia sebagai makhluk sosial, sangat membutuhkan orang lain.

Banyak sekali hal yang bisa menjadi bahan pelajaran, terutama bagi mereka-mereka yang mau belajar dan terus belajar. Bocah enam tahun itu juga telah mengingatkan bahwa kebersamaan dan solidaritas tetap harus melekat pada seorang manusia paripurna.

Penggalangan dana bagi korban terdampak gempa dan tsunami di Palu dan Donggala terus dilakukan sejumlah pihak, tidak terkecuali Satgas Pamtas Yonif 511/DY yang bertugas di perbatasan Indonesia-Malaysia di Entikong.

“Kami hanya mengakomodir masyarakat perbatasan yang punya niat membantu saudara-saudara kita di Palu dan Donggala yang sedang tertimpa musibah. Dana yang terkumpul nanti kami salurkan ke bank yang bisa menyalurkan,” ujar Dansatgas Pamtas Yonif 511/DY, Letkol (Inf) Jadi.

Penggalangan dana tersebut mentargetkan pengumpulan donasi dalam bentuk uang untuk disalurkan kepada korban bencana di Sulteng. Aksi yang berlangsung hingga tanggal 6 Oktober tersebut diharapkan dapat menguatkan rasa kepedulian warga perbatasan terhadap duka yang dirasakan masyarakat Sulteng dan Indonesia.

About admin

Check Also

Tingkatkan Pengetahuan Hukum, Kodam XII/Tpr Berikan Penyuluhan kepada Prajurit dan PNS

Kubu Raya, Rabu (25/11/20) – Kodam XII/Tanjungpura menggelar kegiatan penyuluhan hukum bertempat di Aula Makodam …