Home / Militer / Tari Kecak dan Tari Kabasaran Meriahkan Karnaval, Pentas Kebudayaan di Khartoum Sudan

Tari Kecak dan Tari Kabasaran Meriahkan Karnaval, Pentas Kebudayaan di Khartoum Sudan

Sudan, 10 Pebruari 2018, – Warga Khartoum Sudan diramaikan “Karnaval Kebudayaan” Word Culture Forum (WCF) bertaraf international, yang dimeriahkan 1.875 peserta berasal dari delegasi 86 negara, dimulai dengan berjalan kaki sejauh 1 km dari depan Hotel Coral dan berakhir di Musium Nasional Sudan ini,  dibuka Menteri Kebudayaan Sudan Tayeb Hassan Badawi. Khartoum, Sudan Afrika, Sabtu.(10/02).

Pembukaan “Pentas Seni dan kebudayaan” itu ditandai dengan sambutan Menteri Kebudayaan Sudan Tayeb Hassan Badawi yang mengatakan “Tujuan dari karnaval budaya dan pentas seni ini untuk membentuk persahabatan, persaudaraan dan mempererat silaturahmi, selain itu adalah untuk lebih mengenalkan seni budaya Negara Sudan di luar daerahnya, dengan harapan akan semakin banyak wisatawan yang akan datang ke Sudan ini, dengan kebudayaan dapat menyatukan kita semua, ini bagian terpenting dalam forum, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada para seluruh delegasi negara-negara sahabat yang hadir dan ikut berpartisipasi dalam karnaval budaya dan pentas seni ini, semoga kegiatan ini di ridhoi oleh Allah SWT, dapat memperoleh kenyamanan dan berkesan terhadap kota Khartoum ini”.

Bpk. Fahmi Umar staf kebudayaan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) untuk Sudan mengatakan “Pawai karnaval yang dilaksanakan sore hari di ibukota Sudan, Khartoum ini, selain melibatkan ratusan pelajar, mulai sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah umum dan perguruan tinggi juga melibatkan delegasi dari 86 negara ikut ambil bagian, dengan disaksikan warga kota Khartoum yang sudah berdiri berjejer dipinggir jalan rute peserta pawai, turut meramaikan karnaval ini”.

“Berbagai kesenian dan budaya dari berbagai negara baik datang dari benua Asia, Eropa, Amerika dan benua Afrika tumpah ruah di jalan yang dilalui para peserta, menyatu dalam sebuah kebahagian dalam berbudaya, diiringi musik dan alunan lagu masing-masing dari negaranya, dan ini juga dimeriahkan delegasi dari Word Culture Forum (WCF) diantaranya, Tiongkok, Uzbekistan, Rusia, Taiwan, Jepang, Yunani, Polandia, Bulgaria, Korea, dan Sudan sebagai tuan rumah“.

“Dan acara yang dilanjutkan pada malam hari itu, menampilkan seni dan budaya masing-masing negara yang hadir, dimana delegasi dari Indonesia selain pegawai dan keluarga staf kedutaan yang ikut serta, juga diikuti oleh Kontingen ke-10 FPU (Formed Police Unit) Indonesia dengan Tarian Kabasaran dari Minahasa (Sulawesi Utara) dan Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C UNAMID, dengan menampilkan Tarian Kecak (Bali) yang cukup popular mendapat perhatian khusus dari penonton maupun pejabat yang hadir sampai memberi apresiasinya dengan berdiri dan bertepuk tangan, Negara China menyuguhkan tarian akrobatik pria dan wanita, yang memperlihatkan sebuah tarian kecantikan dan keindahan gadis China yang luwes dengan gerak tangannya merefleksikan keindahan tubuhnya, Jepang dengan tarian dance-nya, dan Pakistan tarian perangnya”. Pungkasnya lagi.

Kasipers Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C UNAMID Kapten Inf Maskur Riyadi, selaku koordinator tim Kesenian Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C UNAMID mengatakan “Penampilkan Tari Kecak (Bali) ini menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana, dan ini penampilan yang kedua di pentas seni, dimana pada acara “Festival Pariwisata Laut dan Belanja” di Port Sudan beberapa hari lalu, tampil memukau sehingga di minta tampil kembali oleh KBRI Sudan di pentas panggung di ibukota Khartoum ini”.

Menurutnya lagi “Kegiatan pentas kebudayaan ini merupakan kerjasama pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Sudan dengan Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C UNAMID selain mewakili negara Indonesia juga mewakili TNI, ini bentuk kepercayaan dari pemerintah, untuk itu kita menampilkan yang terbaik buat bangsa dan Negara pada “Pentas Kebudayaan” bertaraf Internasional ini.”

Acara kemudian diakhiri dengan penampilan lagu islami dari Negara Sudan, dilanjutkan bersalam salaman antar pejabat yang hadir mewakili delegasi negaranya masing-masing pada acara tersebut.

Ucapan terima kasih disampaikan Bpk. Fahmi Umar staf kebudayaan KBRI Sudan yang mewakili Dubes RI untuk Sudan, kepada Tim Kesenian Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C UNAMID ”Kami ucapkan banyak terima kasih atas kerjasamanya yang sudah berjalan aman dan lancar selama ini, ditengah-tengah kesibukan bertugas sebagai pasukan perdamaian masih dapat membantu kami di bidang seni dan budaya, dimana sudah memberikan yang terbaik untuk bangsa Indonesia melalui pentas kebudayaan yang bertaraf internasional ini”.

“Bahkan pada kegiatan “Festival Pariwisata Laut dan Belanja” 4 hari yang lalu, ketika berada di Port Sudan yang berjarak ± 820 km dari ibukota Sudan Khartoum, dari Gubernur Port Sudan Ali Ahmad Hamid sampai meminta kembali tampil untuk seni dan budaya Indonesia, sangat berharap dapat kembali untuk tahun depan, ini membuat rasa bangga dan bahagia bagi kami”.Ucapnya lagi.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Komandan Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C UNAMID Darfur Letnan Kolonel Inf Syamsul Alam, S.E, kepada Tim Kesenian Prajurit Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C UNAMID.”Terima kasih, kalian telah memberikan satu kebanggaan lagi, selamat untuk kita, kalian, dan semua, sebuah kebanggaan yang harus kita jaga dan lestarikan, semoga kita diberikan kebaikan, keberuntungan dan barokah keselamatan sampai akhir penugasan….. aamiin.

Hadir pada acara tersebut Wakil Presiden sekaligus Perdana Menteri Sudan  Jenderal (Purn) Bakrie Hasan Salih, pejabat pemerintah pusat dan pejabat daerah baik sipil maupun militer, Bpk. Syafril wakil Dubes RI untuk Sudan, beberapa perwakilan dari delegasi Negara, peserta tari-tarian dari berbagai Negara, Tim Kesenian prajurit Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C UNAMID dan Tim Kesenian Kontingen ke-10 FPU (Formed Police Unit) Indonesia. (Perwira Penerangan Aripudin Kapten Laut).

About admin

Check Also

Cegah Penyebaran Covid-19, Koramil Entikong Terapkan Protokol Kesehatan Bagi PMI

Sanggau, Minggu (18/10/20) – Dalam rangka adaptasi kebiasaan baru untuk mencegah penyebaran Covid-19, Koramil 1204-21/Entikong …