Home / Militer / Danrindam XII/Tpr Buka Pendidikan Pertama Bintara TNI AD TA. 2017

Danrindam XII/Tpr Buka Pendidikan Pertama Bintara TNI AD TA. 2017

Pasir Panjang – Komandan Rindam XII/Tpr Kolonel Inf Khairul Anwar Mandailing, S.H.,M.Tr. (Han), pagi tadi bertindak sebagai Inspektur Upacara Pembukaan Pendidikan Pertama Bintara TNI AD TA. 2017 di Lapangan Sapta Marga Rindam XII/Tpr. (29/09).

Sebanyak 160 orang yang telah berhasil menyelesaikan proses seleksi penerimaan calon Bintara PK TNI AD TA. 2017 yang telah diselenggarakan oleh panitia Kodam XII/Tpr, dinyatakan secara resmi mengikuti Pendidikan Pertama Bintara TNI AD TA 2017 pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB di lapangan Sapta Marga Rindam XII/Tpr.

Dengan demikian maka mereka sekarang menyandang gelar sebagai Prajurit Siswa Pendidikan Pertama Bintara TNI AD TA 2017 Rindam XII/Tpr. Keberhasilan yang telah dicapai ini, hendaknya dapat dijadikan sebagai spirit dan pemacu semangat untuk mengikuti Pendidikan Pertama Bintara dengan semaksimal mungkin. Sehingga 160 orang yang mengikuti pembukaan ini dapat lulus seluruhnya sebagai Bintara TNI Angkatan Darat, dengan prestasi yang membanggakan.

Pendidikan ini akan berlangsung selama 20 minggu, dengan tujuan untuk membentuk Prajurit Siswa Dikmaba TNI AD agar memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, memiliki pengetahuan dan ketrampilan dasar keprajuritan dan golongan Bintara serta memiliki kondisi jasmani yang samapta.

Dalam pelaksanaan kurikulum yang akan dilaksanakan, pendidikan akan dibagi dalam dua tahap, yaitu tahap pembekalan pendidikan dasar keprajuritan dan tahap pembekalan pendidikan dasar golongan Bintara. Pada tahap pertama dimaksudkan untuk merubah sikap, perilaku, pola pikir dan karakter dari masyarakat sipil menjadi prajurit TNI AD.

Sedangkan pada tahap pendidikan golongan, para prajurit siswa akan dididik, dilatih dan digembleng baik fisik maupun mental serta dibekali dengan berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan dasar olah keprajuritan, sehingga nantinya mampu menjadi Bintara TNI AD yang terlatih dan profesional.

Dalam mengawali kehidupan sebagai calon prajurit TNI AD, bahwa profesi sebagai prajurit sudah menjadi pilihan dan jalan hidup. Profesi keprajuritan bukan profesi yang menjanjikan kemewahan dan kekayaan materi, sebaliknya profesi keprajuritan penuh dengan berbagai tantangan, resiko dan pengorbanan. Jiwa dan raga seorang prajurit hanya didharmabaktikan untuk kepentingan bangsa dan negara, guna menjaga keselamatan dan tetap tegaknya NKRI.

Namun demikian, dibalik pengabdian seorang prajurit terkandung suatu nilai luhur dan sangat mulia serta kehormatan yang tinggi. Hal tersebut akan dapat membuat bangga, tatkala mampu melaksanakan tugas yang diemban dengan baik dan berhasil dikemudian hari. Sumber : rri.co.id

About admin

Check Also

Dankodiklatad : Pemimpin Adalah Pelayan Bagi Keluarga dan Satuan

Singkawang, Jum’at (18/9/20) – Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad), Letnan …