Home / Militer / Kodim 1014/Pangkalan Bun Gelar Pertemuan Tiga Pilar

Kodim 1014/Pangkalan Bun Gelar Pertemuan Tiga Pilar

Pangkalan Bun – Dandim 1014/Pangkalan Bun Letkol Inf. Wisnu Kurniawan, Kamis (28/9/2017) menggelar pertemuan dengan komponen tiga pilar yakni Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Desa yang masuk wilayah Kodim 1014/PBN.

Dandim mengatakan tujuannya dilaksanakan pertemuan itu yakni sebagai ajang silaturahmi Dandim dengan Babinsa, Babinkamtibmas dan Kades di wilayahkobar, dan memberikan pengarahan serta pembekalan kepada 3 pilar tentang sinergitas, situasi lingkungan yang bertujuan dalam meningkatkan keamanan, ketertiban msyarakat guna kesejahteraan masyarakat di lingkungannya.

Adapun materi yang diberikan kepada 180 peserta dari tiga pilar menurut Dandim yakni untuk Bidang Ideologi, dimana saat ini mengikuti perkembangan media cetak maupun media elektronik banyak mengalami dinamika perubahan untuk perkembangan internasional saat ini.

Kemudian, ideologi terjadi berbagai macam kegiatan radikalisme terorisme di berbagai negara di Asia, Afghanistan, Ukraina bahkan di negara maju seperti Amerika, didaerah kalteng juga sudah masuk seperti ditemukan penggaris bergambar palu arit.

Sedangkan untuk Bidang politik sendiri menurut Dandim materi yang diberikan saat ini terjadi perang yang terjadi bukan secara konvensional melainkan istilahnya Proxy War, penghapusan karakter yaitu menghapuskan ketokohan ketokohan dengan menggunakan media sosial dengan menghilangkan figur tokoh di Indonesia juga terjadi perkembangan ideologi ekonomi dan Hankam ditandai dengan adanya isu kebangkitan komunis.

Dinegara mana pun pasti ada pemberontak, termasuk di Indoneia yang dilakukan PKI dengan cara menculik para Jendral dan ulama. Kerawanan saat akan dilaksanakan pesta demokrasi Pilkada sering dimanfaatkan oleh pihak tertentu Dalam Bidang ekonomi sendiri penjelasan Dandim kepada peserta dari tiga pilar, dimana saat ini terjadi persaingan kekuatan ekonomi di mana negara-negara kuat seperti Cina Amerika dan Eropa yang bertujuan meningkatkan ekonomi nya dengan berbagai cara contohnya beras palsu.

Selain itu, produk mainan anak-anak dan lain-lain bertujuan untuk menguasai ekonomi. “Terlalu banyak orang miskin dan kesenjangan ekonomi yang berpengaruh terhadap perkembangan di negara kita dapat menimbulkan konflik,” terangnya.

Sedangan dalam Bidang sosial budaya dengan adanya masuknya budaya barat dapat merusak karakter generasi muda bahkan anak anak yang sangat tidak sesuai dengan budaya kita yang sangat gencar melalui media sosial bila tidak disikapi dengan bijak.

Dan Bidang Hankam menjadi materi yang disampaikan Dandim karena saat ini banyaknya isu yang berkembang masalah pertahanan dan keamanan isu-isu masalah terorisme, perkembangan memanasnya situasi daerah yang melaksanakan Pilkada bahkan Pilpres dapat memicu memanasnya konflik di daerah. Sumber : beritasampit.co.id

About admin

Check Also

Dankodiklatad : Pemimpin Adalah Pelayan Bagi Keluarga dan Satuan

Singkawang, Jum’at (18/9/20) – Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad), Letnan …