Home / Militer / Tari Manasai Satukan Kalteng dan Menembus Rekor MURI

Tari Manasai Satukan Kalteng dan Menembus Rekor MURI

Palangka Raya (Kalteng)-Tidak disangka-sangka dengan mengangkat salah satu budaya tarian khas Daerah Kalimantan Tengah yang menggambarkan kegembiraan seseorang atau sekelompok orang banyak yakni Tari Manasai telah mengukir sejarah baru di tahun 2017.

Tarian Manasai yang dilakukan secara kolosal atau serentak oleh seluruh elemen masyarakat dengan penari terbanyak di 14 Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah pada suatu tempat tertentu di masing-masing daerah, Jum’at (31/03), dalam rangka HUT Korem 102/Panju Panjung, telah mencetak rekor MURI dan dunia yang ditandai dengan pemberian piagam dari Museum Rekor Dunia-Indonesia kepada Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng.

Senior Manager Museum Rekor Dunia-Indonesia J. Ngadri ketika diwawancarai awak media menyampaikan, MURI telah mencatat sebuah tarian Daerah yang dilakukan sertentak seluruh masyarakat se Kalimantan Tengah dan hal ini belum pernah terjadi.

“Dengan jumlah 79.243 orang masyarakat dan penari terbanyak merupakan sebuah rekor baru dan rekor dunia di lokasi terbanyak dan oleh penari yang terbanyak. Salah satu faktor penilaian diberikan pertama dilihat dari skala, ketika skala Nasional maka diberikan rekor Nasional, ketika menggunakan sekala dunia, maka diberikan dengan rekor dunia,” jelas J. Ngadri.

Tari Manasai se Kalimantan Tengah ini mendapat antusias begitu besar dari masyarakat khususnya Kota Palangka Raya yang ikut serta dalam kegiatan tersebut mulai dari kalangan pelajar, pegawai, TNI, Polri, PNS, serta masyarakat umum. Seperti yang disampaikan salah satu siswa kelas X di SMAN 1 Palangka Raya Amanda Putri, kegiatan ini sangat menarik.

“Ramai, teman-teman tadi juga ikut menari Manasai. Manasai itu salah satu tarian khas daerah kita sudah bisa karena sejak kecil sudah diajarin,” ujar Amada Putri ketika diwawancarai menaranews.com usai kegiatan. Perolehan rekor MURI yang diperoleh dari Tarian Manasai berdasarkan penilaian akademisi seperti yang disampaikan Rektor IAIN Palangka Raya Ibnu Elmi Achamd Slamat, substansi dari penilaian tersebut lebih kepada mendekatkan seluruh elemen masyarakat.

“Baik itu siswa, mahasiswa, PNS, TNI, Polri dan seluruh stakeholder baik Provinsi atau Kabupaten se Kalteng untuk terbuka lagi terhadap budaya. Kegiatan ini merupakan sarana edukasi yang sangat baik, tentunya agar masyarakat sendiri tidak meninggalkan dalam sifat teknologi, moderinisasi dan kearifan lokal.” Jelas Ibnu Elmi Achmad Slamat.

Berkenana dengan kegiatan tersebut, Danrem 102/Panju Panjung, Kolonel Arm. M. Naudi Nurdika menjelaskan, hal yang paling mendasar tujuan dilaksanakan kegiatan Tari Manasai ini, bagaimana keberagaman budaya serta kearifan lokal yang ada di Kalimantan Tengah saat ini tetap dijaga. Salah satu aplikasinya dengan kegiatan yang sudah diselenggarakan tersebut.

“Kita lihat saja tadi, dari sekian banyak masyarakat yang hadir, saya yakin berasal dari berbagai macam suku dan agama dengan tujuan yang sama yakni Menari Manasai. Makanya bukan hanya mencapai target MURI saja, tapi makna yang paling utama adalah kebersamaan dalam bingkai semangat persatuan dan kesatuan,” jelas Naudi Nurdika.

Meski dirinya bukan orang asli Kalimantan Tengah akan tetapi tegasnya menyampaikan, adanya istilah bahwa “Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung”. Artinya tidak hanya profesi Tentara saja yang menjunjung tinggi istilah tersebut, akan tetapi semua stakeholder lainnya untuk memberikan kontribusi yang terbaik untuk daerah Kalteng.

\Disinggung terkait situasi dan kondisi Daerah Kalteng sendiri terkait adanya rencana Aksi 313 di Jakarta pada hari yang sama. Menurutnya hal tersebut tidaklah menakutkan seperti pelaksanaan aksi dzikir bersama untuk hal-hal yang positif. Begitu juga dengan wilayah di Kalteng, hanya saja dikemas dengan kegiatan lain seperti mengangkat budaya lokal.(arli)

Tari Manasai Satukan Kalteng dan Menembus Rekor MURI

About admin

Check Also

Motivasi Peserta Pembekalan, Pangdam XII/Tpr : Insan Penerangan Ujung Tombak Pemberitaan Satuan

Kubu Raya, Jum’at (4/12/20) – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad memberikan pengarahan …